Halaman

Sabtu, 29 Juni 2013

Malam Mama
Kasih mu seakan tak mau hilang dari benak
Raut mu tampak jelas dari ingatanku
Malam mu tak terbayang kan oleh ku
Siang mu tak tergambar oleh lukisan klasik dulu

Dilelapnya malam, seakan  ku tersentak akan hadir mu
Aku menunggu,,,



Belaian kecil dulu

Malam Mama,,,

Tak sanggup bibir hitam ini berkata mesra kepadamu
Tak sanggup air mata menahan gejolak rindu akan hangat mu

Air mata ini seakan ingin meluap kedasar permukaan wajah

Tumpah terserak

Air mata ini pulalah yang coba ku tahan selama ini

Agar tak ada iba dari raut wajah klasik mu Mama
Kuharap setitik embun mampu mengusap lembut wajahmu
Wajah lembut akan terbayang dari seorang anak nakal mu


Malam Mama,,,
 

 

Jumat, 28 Juni 2013

Badan Ditengah Persimpangan

Titik jenuh seakan tumpah terserak
Badan diri seolah-olah ingin berada ditengah persimpangan gelap
Lampu-lampu berkilau menambah buramnya indera penglihatan ku

Aku heran,
Ntah simpang mana yang akan kutempuh duluan

Simpang-simpang itu terlihat sama bahkan tak memiliki ciri khas sendiri
Teriak ku tak terhiraukan
Orang-orang hanya mampu menatap ku dari kejauhan tanpa mendekati
Entah apa yang akan ku perbuat lagi
Hingga semua nya kembali membaik

Begitu banyak sisi dan jarak
Namun tak satupun tertuju pada keinginan ku
Mereka seakan mengerti ketika akan kepunyaan ku
Dilain waktu tak menghirau kan

Jalan ku terus berjalan
Sampai ku tau orang-orang itu jenis apa,,,
 

Kamis, 20 Juni 2013

Benak-benak


Ketika malam diam
Aku mulai menyusup
Seperti Tikus mencari sekeping Keju
Mencuri
Memaksa tak terpaksa,,,

Benak-benak itu seakan mengabari akan kemauan tawa mu
Yang mana kan ku akhiri ?
Dimana titik mula ku ?

Semua terasa jelas
Mungkin tak pasti

Mimpi mu kuat tak berpihak
Khayal ku sesak dalam
Gang-gang kecil lahir
Persimpangan akan perempatan,,,

Entahlah !!!
Keju ku seakan-akan ternoda
Diacuhkan dan tak dilirik,,,

Woi,,,
Keju ku hitam bukan berarti kotor,,,!!!

Tapi kenapa ?
Tapi mengapa ?

Tak seekorpun tau
Hanya hujan yang ingin menyembunyikan luka ku
Luka seekor Tikus mencuri benak-benak tawa . . .!!!