Ketika malam diam
Aku mulai menyusup
Seperti Tikus mencari sekeping Keju
Mencuri
Memaksa tak terpaksa,,,
Benak-benak itu seakan mengabari akan kemauan tawa mu
Yang mana kan ku akhiri ?
Dimana titik mula ku ?
Semua terasa jelas
Mungkin tak pasti
Mimpi mu kuat tak berpihak
Khayal ku sesak dalam
Gang-gang kecil lahir
Persimpangan akan perempatan,,,
Entahlah !!!
Keju ku seakan-akan ternoda
Diacuhkan dan tak dilirik,,,
Woi,,,
Keju ku hitam bukan berarti kotor,,,!!!
Tapi kenapa ?
Tapi mengapa ?
Tak seekorpun tau
Hanya hujan yang ingin menyembunyikan luka ku
Luka seekor Tikus mencuri benak-benak tawa . . .!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar