Halaman

Kamis, 20 Juni 2013

Benak-benak


Ketika malam diam
Aku mulai menyusup
Seperti Tikus mencari sekeping Keju
Mencuri
Memaksa tak terpaksa,,,

Benak-benak itu seakan mengabari akan kemauan tawa mu
Yang mana kan ku akhiri ?
Dimana titik mula ku ?

Semua terasa jelas
Mungkin tak pasti

Mimpi mu kuat tak berpihak
Khayal ku sesak dalam
Gang-gang kecil lahir
Persimpangan akan perempatan,,,

Entahlah !!!
Keju ku seakan-akan ternoda
Diacuhkan dan tak dilirik,,,

Woi,,,
Keju ku hitam bukan berarti kotor,,,!!!

Tapi kenapa ?
Tapi mengapa ?

Tak seekorpun tau
Hanya hujan yang ingin menyembunyikan luka ku
Luka seekor Tikus mencuri benak-benak tawa . . .!!!




 
 
 
 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar